Pentingnya Integrasi Sistem Transaksi Pada Website Ecommerce

Pentingnya Integrasi Sistem Transaksi Pada Website Ecommerce

by
Rian Romadhon
July 29, 2021

Memiliki website ecommerce sendiri adalah suatu lompatan besar bagi sebuah bisnis yang sedang berkembang. Namun, mengelolanya bukan hal yang mudah. Anda perlu memastikan pelanggan tetap nyaman bertransaksi melalui website tersebut dengan menyediakan fitur-fitur pendukung. Selain itu, perlu ada integrasi sistem transaksi agar pembayaran tak lagi dikelola secara manual.

pentingnya integrasi sistem transaksi pada website ecommerce

Perkembangan Ecommerce di Indonesia

Ecommerce di Indonesia tumbuh pesat dalam satu dekade terakhir. Dikutip dari Katadata, berdasarkan laporan Google, Temasek, dan Bain, nilai ekonomi berbasis internet di Indonesia pada 2019 mencapai US$ 40 miliar atau 567,9 triliun. Hal ini salah satunya ditandai dengan makin meningkatnya jumlah pelaku bisnis online tahun demi tahun. 

Meskipun demikian, bukan berarti pertumbuhan ecommerce di Indonesia berjalan mulus. Ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi oleh para pemilik usaha dalam membangun dan mempertahankan bisnis mereka. 

Salah satunya adalah bagaimana memahami perubahan perilaku konsumen. Perilaku konsumen berubah sesuai kondisi dan situasi yang sedang terjadi. Secara tidak langsung, perubahan perilaku tersebut menghasilkan perubahan-perubahan keputusan, termasuk saat berbelanja. Mulai dari jenis produk yang dibeli, cara berbelanja, hingga intensitas berbelanja, semua turut kena dampaknya.

Sebagai contoh, jika dikaitkan dengan kondisi terkini di Indonesia dan seluruh dunia, pandemi COVID-19 turut menciptakan perubahan perilaku konsumen. Orang-orang makin gencar berbelanja secara online karena tidak perlu keluar rumah. Produk yang dibeli pun lebih banyak merupakan produk kesehatan. 

Dengan memahami perilaku konsumen, seorang pemilik bisnis dapat melihat peluang berharga. Produk yang awalnya kurang laku, misalnya, dapat diadaptasi sesuai permintaan pasar sehingga menghasilkan penjualan yang lebih besar. 

Perubahan perilaku lainnya yang ditunjukkan sebagian besar konsumen pada masa kini adalah penggunaan metode pembayaran cashless atau nontunai saat berbelanja. 

Menurut data dari Bank Indonesia (BI), transaksi nontunai menggunakan uang elektronik pada 2019 lalu mencapai US$ 18,65 miliar atau sekitar Rp251,78 triliun dari transaksi tahun sebelumnya sebesar US$15,02 miliar atau Rp202,77 triliun.

Hal ini berbeda pada masa sebelumnya saat metode pembayaran masih dilakukan secara manual dalam bentuk tunai. Perilaku konsumen di era digital ini menjadi pemicu makin menjamurnya toko online dan eksisnya ecommerce.

Berkaca dari hal itu, sudah sewajarnya jika pemilik usaha mulai mempertimbangkan opsi untuk membangun website ecommerce demi memperluas wilayah bisnisnya, bahkan tanpa batas di dunia digital.

pentingya integrasi sistem integrasi pada website ecommerce

Membuat Website Ecommerce

Website ecommerce adalah sebuah website yang menawarkan atau memperjualbelikan produk khusus dari perusahaan yang membangun website itu sendiri. Karena itu, website ecommerce berbeda dengan toko online yang umumnya menawarkan beragam barang dari produsen lain. Toko online juga tidak perlu memiliki website karena bisa dijalankan melalui akun media sosial.

Website ecommerce juga berbeda dengan marketplace. Secara sederhana, marketplace adalah sebuah website yang digunakan oleh banyak penjual untuk menawarkan produk kepada konsumen. Keunggulannya, penjual tidak perlu membayar untuk berjualan di sini. Di Indonesia, beberapa marketplace yang populer saat ini adalah Tokopedia, Shopee, Lazada, dan Bukalapak.

Nah, di antara ketiga pilihan tersebut, bagaimana menentukan pilihan yang tepat untuk memasarkan produk dengan optimal? Untuk memudahkan, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum menjatuhkan pilihan.

Pertama, faktor teknis. Untuk membangun website ecommerce dibutuhkan lebih banyak effort dibandingkan toko online atau mendaftar di marketplace. Pasalnya, Anda harus mempersiapkan website dari segi teknis maupun biayanya. Desain yang tepat dan fitur pendukung yang harus tersedia guna memudahkan pengguna melakukan transaksi pembelian pun harus dipikirkan sendiri.

Dibandingkan website ecommerce, marketplace juga menawarkan keunggulan lain yaitu promosi yang aktif. Sebagai penyedia tempat, marketplace secara otomatis akan menerapkan strategi marketing dan promosi terbaik untuk mengundang pengunjung serta mendorong mereka melakukan pembelian.

Masalahnya, Anda harus bersaing dengan ribuan toko lain yang juga mengandalkan marketplace untuk menjual produknya. Meskipun dari segi traffic diuntungkan, tidak berarti semua pengunjung tersebut akan menjadi pelanggan Anda. Bahkan, jika mereka pernah membeli produk dari toko marketplace Anda, belum tentu akan kembali lagi.

Kondisi ini akan berbeda jika memiliki website ecommerce sendiri. Para pengunjung yang datang ke sana memang berniat untuk membeli produk Anda. Selain itu, Anda juga berkesempatan untuk mengumpulkan data-data yang nantinya bisa digunakan untuk mengoptimalkan campaign marketing pada masa mendatang.

Meski tidak mendapatkan “promosi” gratis dari marketplace serta harus mengeluarkan bujet tambahan untuk memperkenalkan produk kepada khalayak, Anda akan mendapatkan keuntungan lain. Keuntungan tersebut dalam bentuk brand dan reputasi yang makin kuat. Produk yang dijual akan dikenal konsumen memiliki karakter yang khas dan tidak bisa dibandingkan dengan yang lain.

Lalu bagaimana cara membuat sebuah website ecommerce? Anda bisa mengandalkan layanan dari SoftwareSeni yang telah lama berkecimpung di bidang software development, website development, dan mobile app development.

Perusahaan ini didukung sejumlah IT consultant yang piawai dalam memberikan pertimbangan terbaik terkait website ecommerce yang akan dibangun agar lebih optimal. Berkat layanannya, SoftwareSeni juga dikenal sebagai software house yang telah bermitra dengan sejumlah klien ternama.

pentingya integrasi sistem integrasi pada website ecommerce

Integrasi Sistem Transaksi di Website Ecommerce

Setelah memiliki website ecommerce, langkah selanjutnya adalah melakukan integrasi sistem transaksi pembayaran. Dengan kemudahan yang disediakan tersebut, konsumen diharapkan dapat berbelanja secara lebih nyaman.

Secara harfiah, integrasi adalah kegiatan menyatukan dua atau tiga hal hingga menjadi suatu kesatuan yang utuh. Integrasi sistem transaksi pada website ecommerce berarti penyatuan kegiatan transaksi pembayaran dengan website melalui payment gateway yang tersedia. Tujuannya adalah agar proses pembayaran transaksi lebih praktis dan mudah.

Payment gateway adalah layanan yang memproses perizinan kartu kredit atau transaksi online yang terjadi di antara penjual dan pembeli. Layanan ini sangat membantu dalam menerima atau melakukan pembayaran secara aman dan aktual.

Supaya lebih paham, Anda perlu mengetahui proses yang terjadi pada website ecommerce yang menggunakan layanan payment gateway.

  • Calon pembeli mengunjungi website untuk mencari produk yang diinginkan. Setelah mendapatkannya, calon pembeli melakukan pembelian berdasarkan informasi dari payment gateway yang disampaikan koneksi sumber.
  • Payment gateway melanjutkan informasi tersebut ke payment processor bank yang digunakan.
  • Payment processor melanjutkan kembali informasi transaksi tersebut ke asosiasi penerbit kartu yang digunakan, misalnya MasterCard atau Visa
  • Bank yang mendapatkan permintaan tersebut akan mengirimkan balasan kepada processor melalui kode khusus. Bank juga akan memberikan konfirmasi jika transaksi tersebut berhasil atau gagal. 
  • Payment processor mengirimkan pesan transaksi berhasil atau gagal kepada payment gateway, kemudian dilanjutkan ke website ecommerce dan pemegang kartu.

Sekilas proses ini terlihat sangat rumit dan lama. Namun, pada pelaksanaannya, hanya diperlukan waktu yang sangat singkat untuk menyelesaikan semua proses tersebut. Dalam sekejap, pembeli bisa langsung menyelesaikan transaksi.

Mengapa website ecommerce menggunakan perlu melakukan integrasi sistem transaksi dengan payment gateway? Ada beberapa kelebihan menguntungkan dari teknologi ini sehingga banyak digunakan pada era yang serba digital. 

pentingya integrasi sistem integrasi pada website ecommerce

Keuntungan Bagi Penjual

Beberapa keuntungan yang akan dirasakan oleh pemilik bisnis sebagai penjual produk ketika menggunakan layanan payment gateway adalah sebagai berikut:

  • Proses transaksi bisa dilakukan secara cepat dan massal. Bayangkan jika Anda masih menggunakan cara manual, proses transaksi membutuhkan waktu yang lama, apalagi jika jumlah transaksi sangat banyak.
  • Risiko terkena tindak kejahatan dari transaksi online lebih minim berkat teknologi canggih dari payment gateway yang disebut fraud detection, khususnya jika Anda memanfaatkan jasa kartu kredit untuk melakukan pembayaran. Fraud detection berfungsi untuk mencegah kecurangan pada saat melakukan pembayaran di website ecommerce
  • Pengecekan status pembayaran setelah transaksi berhasil dilakukan menjadi lebih cepat dan mudah.
  • Pemilik usaha tidak perlu memiliki rekening dari semua jenis bank. Pembeli dapat dengan mudah melakukan pembayaran dari semua jenis rekening untuk kemudian dilanjutkan ke rekening utama penjual setelah melewati payment gateway. 
  • Payment gateway menyediakan tampilan yang ramah pengguna sehingga memudahkan penjual untuk melihat detail yang diperlukan melalui dashboard. Detail lain seperti waktu transaksi atau pengembalian dana juga dapat dilihat. 

Keuntungan Bagi Pembeli

Selain bagi penjual, adanya layanan payment gateway pada website ecommerce juga bermanfaat bagi pembeli. Di antaranya sebagai berikut:

  • Mudah saat melakukan transaksi. Payment gateway biasanya menawarkan cara yang sederhana sekaligus aman dalam melakukan kegiatan belanja online
  • Praktis karena pembeli tidak perlu lagi membuka website untuk melihat rincian harga produk yang harus dibayar. Rincian tersebut biasanya telah dirangkum oleh payment gateway sehingga transaksi bisa langsung dilunasi.
pentingya integrasi sistem integrasi pada website ecommerce

Jenis Payment Gateway di Indonesia

Payment gateway yang umum digunakan di Indonesia ada beberapa jenis. Masing-masing menawarkan layanan pembayaran dengan berbagai keunggulannya.

1. Doku

Doku merupakan salah satu jasa payment gateway yang menawarkan layanan berupa kemudahan transaksi di website ecommerce. Perusahaan ini telah berdiri sejak 2007 dan memiliki lebih dari 2.000 merchant

Doku menawarkan solusi sistem pembayaran secara online, mulai dari VISA, MasterCard, Paypal, E-Pay BRI, dan sebagainya. Dalam merancang, melakukan integrasi, atau mengoptimalkan sistem transaksi perdagangan di kalangan pedagang lokal maupun internasional, Doku dinilai cukup baik.  

2. Finpay

Layanan payment gateway lainnya adalah Finpay yang telah beroperasi sejak 2012. Finpay merupakan cabang perusahaan Telkom Indonesia yang aktif bekerja sama dengan berbagai bank di Indonesia, termasuk provider kartu kredit seperti MasterCard dan VISA. 

3. Xendit

Sistem transaksi pada website ecommerce juga bisa diintegrasikan dengan payment gateway bernama Xendit. Seperti layanan serupa lain, Xendit juga menyediakan sistem fraud detection sehingga dapat mendeteksi penipuan. Bahkan, layanan ini dapat memblokir transaksi yang dianggap terlalu berisiko. 

Adapun metode pembayaran yang telah terintegrasi dengan Xendit adalah e-wallets (OVO, DANA, dan LinkAja), transfer bank dengan Virtual Account ke seluruh bank di Indonesia, kartu kredit atau debit (VISA, MasterCard, JCB, dan AMEX), gerai retail (Alfamart, Indomaret), QRIS, serta cicilan tanpa kartu seperti Kredivo. 

4. MidTrans

Konsumen juga dapat menikmati pengalaman berbelanja yang lebih nyaman berkat payment gateway MidTrans. Ini merupakan layanan payment gateway yang dinilai paling banyak digunakan, khususnya di website ecommerce

Hingga kini, ada puluhan bank yang bekerja sama dengan MidTrans, seperti Mandiri, BNI, dan sebagainya. Pada saat yang bersamaan, ribuan toko online juga memanfaatkan layanan dari payment gateway satu ini. 

Untuk menikmati layanan MidTrans, pemilik website terlebih dahulu dapat mencoba sebagai merchant admin portal MidTrans di mode testing. Pada tahap ini, pemilik website dapat mengetes pengaturan yang tersedia tanpa harus mengubah apa pun. 

Selanjutnya, Anda bisa melakukan pendaftaran setelah melengkapi dokumen yang dibutuhkan, yaitu KTP dan NPWP. Dokumen ini akan diverifikasi sendiri oleh MidTrans. Tujuan melengkapi dokumen adalah agar Anda memperoleh otoritas untuk masuk ke sistem pembayaran.

Selanjutnya, Anda perlu melakukan integrasi sistem transaksi ke website ecommerce yang dimiliki dengan bantuan tim developer. Dengan demikian, pelanggan akan lebih mudah melakukan proses check out setelah memilih produk yang diinginkan. 

Integrasi yang dimaksud dalam transaksi di website ecommerce melibatkan tiga hal, yaitu website ecommerce, merchant account, dan payment gateway

Website ecommerce terdiri atas tiga jenis berdasarkan metode pembuatannya, yaitu free static, open source, dan custom made. Di antaranya, yang menawarkan fleksibilitas adalah custom made, yaitu website yang dirancang khusus oleh desainer untuk produk Anda. Namun, Anda perlu mengeluarkan dana untuk melakukannya.

Merchant account adalah Anda sebagai penjual yang menawarkan produk kepada calon konsumen. Sementara itu, payment gateway adalah layanan yang memudahkan penyelesaian transaksi jual beli online

Dengan adanya integrasi di antara ketiga elemen tersebut, konsumen dapat melakukan pembelian produk dengan mudah dan nyaman.

pentingya integrasi sistem integrasi pada website ecommerce

Tips Ciptakan Kenyamanan Berbelanja Bagi Pelanggan

Makin naiknya pamor bisnis online dibandingkan bisnis konvensional saat ini merupakan bagian dari perkembangan yang tak bisa dihindari. Nah, untuk mendukung kenyamanan berbelanja di website ecommerce, fasilitas perlu dipersiapkan, terutama yang unggul dari sisi kepraktisan. Lebih lanjut, simak beberapa tips berikut.

1. Buat Website yang Menarik

Persaingan di dunia bisnis online terbilang sangat ketat. Salah satu faktor pendukung yang dinilai dapat membantu memenangkan persaingan adalah website yang digunakan untuk berjualan. Melalui website, Anda bisa menjaring calon pembeli secara berkala tanpa harus berbagi dengan penjual lain seperti di marketplace

Meskipun demikian, membuat website bukan hal yang mudah. Selain dana, Anda juga wajib memastikan tampilannya ramah pengguna dan mudah diakses. Pada beberapa kasus, website sering kali dibangun seadanya sehingga tidak menarik bagi calon pengunjung. Kesempatan mendapatkan penjualan pun terbuang begitu saja. 

Karena itu, usahakan memperhatikan prinsip-prinsip utama dalam menata tampilan website ecommerce. Raih perhatian pengunjung pada pandangan pertama dengan menyediakan desain yang “wow”. Kemudian, Anda pun akan mendapatkan peluang penjualan yang lebih besar.

Secara teknis, website yang baik adalah memiliki desain yang responsif. Ini adalah kemampuan untuk menampilkan diri berdasarkan perangkat yang digunakan, misalnya desktop atau smartphone. Desain seperti ini akan memberikan kenyamanan bagi pengguna, apa pun perangkat yang digunakan. 

Kualitas website selanjutnya adalah adanya kolom pencarian yang bisa digunakan untuk menemukan produk. Makin banyak produk yang dijual, makin penting juga kolom ini. Karena itu, tempatkan kolom pencarian di lokasi yang mudah diketahui pengunjung pada pandangan pertama. 

Jangan lupa, Anda juga wajib menampilkan katalog yang menarik pada halaman depan. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaring konsumen. Manfaatkan jasa fotografer profesional untuk mendapatkan hasil foto yang sempurna sehingga tampak bagus dan mengundang minat orang yang melihatnya. 

Setelah memilih barang yang diinginkan, bagaimana pembeli melakukan pembayaran? Proses check out yang berbelit-belit dan tidak jelas pada website ecommerce akan memusingkan konsumen. Akibatnya, mereka enggan untuk berbelanja. Sebaliknya, pengalaman yang menyenangkan akan membuat mereka kembali lagi. 

2. Mudahkan Sistem Pembayaran

Setelah memilih barang yang akan dibeli dari sebuah website ecommerce, tahap selanjutnya adalah pembayaran transaksi. Di sini, kerap terjadi kendala yang tidak disadari pemilik website, tetapi cukup merugikan bisnis. Kendala tersebut adalah minimnya metode pembayaran yang tersedia. Sebagai contoh, ada penjual yang hanya menyediakan pembayaran melalui transfer salah satu bank.

Kondisi seperti ini bisa jadi merepotkan konsumen yang ingin menyelesaikan transaksi. Karena tidak dapat melakukan pembayaran melalui metode yang tersedia, sebagian calon pembeli biasanya memilih untuk tidak jadi berbelanja. Mereka mungkin mencari alternatif toko lain yang menawarkan fasilitas lebih lengkap.

Solusinya, gunakan layanan payment gateway agar konsumen dapat menyelesaikan pembayaran dengan mudah. Pemilik bisnis pun tidak perlu memiliki rekening semua bank. Penerapan integrasi pada sistem transaksi di website ecommerce akan menjadi nilai tambah bagi kenyamanan konsumen saat berbelanja online. Inilah pentingnya melakukan integrasi sistem transaksi.

3. Berikan Jaminan Keamanan

Untuk meningkatkan kenyamanan berbelanja, cara lain yang tak boleh dilupakan adalah ketersediaan jaminan keamanan bagi para pelanggan. Maraknya kasus penipuan yang terjadi akhir-akhir ini merupakan hal yang mengkhawatirkan bagi pembeli, termasuk saat ingin berbelanja online. Ini bisa jadi karena ketiadaan pertemuan tatap muka saat bertransaksi.

Karena itu, sangat penting untuk menawarkan jaminan keamanan supaya calon pembeli merasa tenang dan nyaman. Jika berhasil meraih perhatian calon pembeli karena mengunggulkan aspek keamanan berbelanja, bisnis Anda akan lebih dipercaya. Ini merupakan modal yang sangat penting di tengah ketatnya persaingan bisnis online pada masa kini. 

4. Berikan Rekomendasi Terbaik

Saat mengunjungi sebuah website ecommerce dan memilih produk, data konsumen secara otomatis dapat direkam. Data ini kemudian muncul dalam bentuk algoritma dan dapat digunakan untuk memberikan rekomendasi terbaik ketika pengunjung yang sama datang lagi untuk mencari produk. 

Fitur ini cukup penting dalam memberikan pengalaman berbelanja terbaik bagi pengunjung website. Pasalnya, mereka akan mendapatkan ide atau inspirasi produk yang ingin dibeli berdasarkan kunjungan sebelumnya. Bagi pemilik website, ini adalah sarana promosi yang cukup efektif agar pengunjung tertarik berbelanja.

Fitur seperti ini secara emosional akan berpengaruh terhadap hubungan yang terbangun antara penjual dan konsumen. Penjual seolah-olah mengetahui kebutuhan pembeli secara personal di antara ribuan produk yang ditawarkan di website ecommerce. Dengan mode personalisasi, Anda bisa mendapatkan loyalitas pembeli terhadap brand.

5. Sediakan Layanan Purnajual

Fasilitas lain yang bisa disediakan oleh pemilik bisnis atau website adalah layanan purnajual. Ini adalah layanan untuk membantu pembeli yang mengalami masalah terhadap produk. Layanan tersebut dapat berupa penggantian barang atau sekadar konsultasi mengenai penggunaan produk yang dibeli. 

Layanan ini mungkin saja akan membuat Anda harus mengeluarkan bujet lebih. Namun, keuntungannya adalah besarnya tingkat kepercayaan yang didapatkan dari pelanggan. Hal ini bisa terjadi karena kerugian pelanggan dapat diminimalisir apabila produk yang dibeli tidak sesuai harapan.

pentingya integrasi sistem integrasi pada website ecommerce

Jadi, inilah seluk-beluk integrasi pada sistem transaksi yang diterapkan pada website ecommerce. Penerapan sistem ini diharapkan dapat mendukung para pelaku bisnis online untuk memberikan layanan optimal kepada konsumen. Tujuan akhirnya, keuntungan yang didapatkan pelaku bisnis akan makin tinggi.

FAQ

Table of Contents

+ Show

Punya Project atau Ingin Membuat Aplikasi?

Hubungi kami segera dan konsultasikan kebutuhan aplikasi Anda lebih lanjut
Office Address Image

SYDNEY

55 Pyrmont Bridge Road,
Pyrmont NSW 2009 Australia
+61 2 8123 0997

YOGYAKARTA

Unit A & B
Jl. Prof. Herman Yohanes No.1125, Terban, Gondokusuman, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55223
+62 858 6514 9577