Belajar JavaScript: Harus Mulai Dari Mana?

Belajar JavaScript: Harus Mulai Dari Mana?

by
Rian Romadhon
November 2, 2020

Ingin mempelajari dunia teknologi informasi lebih jauh? Itu artinya Anda tidak bisa melewatkan kesempatan untuk belajar JavaScript begitu saja. JavaScript merupakan bahasa skrip yang dipakai untuk menciptakan dan mengendalikan konten website supaya lebih dinamis. Bahasa pemrograman ini dapat memunculkan gerakan-gerakan interaktif di halaman website tanpa harus memuat ulang terlebih dahulu. Contohnya, korsel foto, gambar animasi, saran pengeditan teks, dan formulir interaktif.

belajar javascript

Proses JavaScript dapat dilihat ketika Anda menggunakan media sosial Twitter dan kronologinya memuat ulang pembaruan secara otomatis. Selain itu, hasil JavaScript juga dapat dijumpai pada saat melakukan pencarian melalui mesin penelusuran Google. Ketika mengetikkan beberapa huruf, akan muncul saran berdasarkan apa yang Anda tuliskan dalam kolom.

Kelihatannya simpel, ya? Namun, di balik animasi apik dan saran otomatis yang muncul di layar perangkat, ternyata ada banyak hal yang terjadi di baliknya. Nah, artikel ini akan memaparkan langkah-langkah belajar dan seluk-beluk JavaScript lebih lanjut. Mari simak!

Mengapa Belajar JavaScript?

JavaScript pertama kali diciptakan pada 1995 oleh Netscape Communications. Perusahaan tersebut mendefinisikan JavaScript sebagai "bahasa skrip atau pemrograman yang dapat digunakan untuk membuat hal-hal kompleks di halaman website". Bahasa ini membuat laman website lebih user-friendly dan dinamis, sekaligus mampu merespons tindakan pengunjung. Bisa dikatakan, JavaScript membuat laman website menjadi interaktif.

JavaScript dahulu sempat dinamai LiveScript. Namun, karena kepopuleran bahasa pemrograman Java, Netscape memanfaatkan popularitas tersebut dan memutuskan untuk melakukan perubahan nama. JavaScript pun menjadi sangat terkenal dalam waktu yang lama serta menarik banyak orang untuk mengembangkannya bersama.

Dengan penjelasan di atas, penasaran mengapa banyak orang mempelajari JavaScript?

belajar javascript

Cari tahu 10 alasannya di bawah ini!

1. JavaScript ada pada peramban Anda

Tidak diperdebatkan bahwa JavaScript merupakan bahasa dasar dari internet. Silakan cek saja pada peramban website di perangkat Anda dan temukan JavaScript yang menjadi salah satu penyusunnya. Peramban website merupakan program esensial yang dibutuhkan semua pengguna untuk berselancar di internet. Jadi, tidak mengherankan bahwa keberadaan JavaScript dianggap signifikan.

2. Bahasa pemrograman paling populer

Menurut survei dari website Stackoverflow, JavaScript meraih hasil tertinggi sebagai bahasa pemrograman yang paling populer dipakai oleh pengembang profesional saat ini. Belum lagi, pengembang back-end lebih memilih menggunakan JavaScript. Poin inilah yang menjadi alasan utama mengapa Anda harus mempelajari JavaScript!

3. Cocok untuk pemula

JavaScript sudah terinstal pada seluruh peramban website saat ini. Hal ini mencegah pemain baru untuk menggantikannya mengatur lingkungan pengembangan dalam waktu dekat. Pemula dapat langsung mencoba dan memulai belajar pemrograman. Terlebih, JavaScript menyediakan paling banyak akses pembelajaran coding. Terdapat komunitas online besar yang memberikan dukungan dan saran. Sangat cocok untuk pemula, bukan?

Tak hanya itu, JavaScript merupakan alat brilian untuk pemrogram pemula yang ingin memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan mereka pada bahasa lain. JavaScript mendukung keterampilan berharga, seperti fungsional, objek, dan gaya pemrograman imperatif. Berkat itu, pemrogram pemula dapat mengaplikasikan keterampilan mereka kepada bahasa baru yang akan dipelajari, misalnya, Java, C++, dan Python.

4. JavaScript juga ada di luar internet

Walaupun akrab dengan perannya di dunia internet, JavaScript memiliki banyak kegunaan. Bahasa ini dapat berfungsi pada televisi pintar, bekerja pada IoT (Internet of Things), membuat aplikasi bawaan untuk sistem operasi Android dan iOS, hingga membangun aplikasi desktop lintas platform.

5. Anda dapat menciptakan efek visual dan fitur-fitur estetik yang menarik perhatian

Pembuatan halaman website perlu didukung tampilan yang menarik perhatian pengguna dan mendorong mereka melakukan tindakan. JavaScript menjadi alat serbaguna yang memudahkan Anda untuk menambahkan elemen desain dengan mudah. Sebut saja, penambahan peta interaktif, animasi, dan video bergulir.

Para klien dan organisasi tidak hanya menginginkan halaman yang rapi secara teknis, tetapi juga yang bisa menggaet pengunjung. Adanya JavaScript akan membantu mewujudkan hal tersebut.

6. Mudah dipelajari

Tak hanya sebagai bahasa yang alami untuk dipakai, JavaScript cenderung mudah dipelajari. Bahasa ini membuat detail-detail rumit menjadi abstrak sehingga mempermudah proses pembelajaran. JavaScript terasa sangat natural, tidak seperti bahasa tingkat tinggi lainnya. 

7. JavaScript memengaruhi mahadata dan penyimpanan awan

Internet di masa kini memiliki standar pentransferan data bernama JSON (JavaScript Object Notation). Basis data NoSQL juga memakai dokumen JSON untuk merekam penyimpanan. Walaupun JSON bekerja dengan baik pada bahasa pemrograman apa pun, tetap saja JavaScript menjadi opsi terbaik. Oleh karena permintaan pasar saat ini, para pemrogram pun kini beralih ke Node.js untuk membangun aplikasi berbasis cloud.

8. Serbaguna

JavaScript mendukung pemrogram untuk menangani aspek apa pun dari desain aplikasi. Ingin merancang front-end atau sisi klien? Angular dapat membantu Anda. Lebih tertarik dengan desain back-end atau sisi server? Gunakan Node.js dan gabungkan dengan Angular untuk memperoleh hasil berkualitas.

Anda bisa melakukan software development, website development, dan mobile app development memakai React, React Native, dan Electron. Jika berminat dengan pelajaran mesin, JavaScript pun dapat membantu.

9. Alat berguna untuk desainer gim

Gim saat ini merajai bisnis sehingga pemrogram yang mengerti JavaScript memperoleh keuntungan lebih. Berkat fleksibilitas, kekuatan, dan kemampuan bahasa ini dalam menciptakan efek visual, pemrogram dapat membuahkan hasil maksimal.

10. Potensi karier yang menanjak

Urusan bisnis dan organisasi di dunia digital sekarang mengalami peningkatan. Artinya, angka permintaan terhadap pengembang yang akrab dengan beragam bahasa pemrograman populer pun ikut naik. Tentu saja, JavaScript juga termasuk!

Pengembang dengan keterampilan yang baik masih terus dibutuhkan. Menurut laporan yang dikeluarkan oleh website DevSkiller, sekitar 70 persen perusahaan yang mengikuti survei ingin merekrut pengembang JavaScript. Belum lagi, permintaan akan ilmuwan data yang mahir dalam menggunakan Python juga terus tumbuh.

Pasar untuk analis data dan ilmuwan data diproyeksikan meningkat 15 persen antara 2015 dan 2020. Jadi, sekitar 364.000 lapangan kerja terbuka untuk mereka. Mengingat semua web app berbasis Python memakai JavaScript di server mereka, pastinya memperjelas betapa pentingnya bahasa pemrograman tersebut. Organisasi dan perusahaan bisnis yang mencari ahli JavaScript juga biasanya menawarkan gaji yang cenderung tinggi.

Siapkan Peralatan Ini Sebelum Belajar JavaScript!

Sebelum memulai pelajaran, siapkan beberapa alat ini terlebih dahulu:

  • Editor teks, contohnya, Sublime, Atom, Notepad, dan Notepad++.
  • Peramban website, seperti Google Chrome, Opera, Firefox, Tor, atau Dolphin.
  • Server website, dipakai untuk memproses dan menjalankan kode program, misalnya, PHP dan HTML yang umumnya dikolaborasikan dengan JavaScript.

Tutorial Singkat Belajar JavaScript

Setelah memantapkan niat dan menyiapkan alat-alat yang dibutuhkan, waktunya memulai dengan pemrograman sederhana.

mulai belajar javascript

Simak panduannya berikut ini!

Belajar Melalui Program Sederhana

  • "Hello, world!"

Tutorial ini merupakan inti dari JavaScript alias bahasa itu sendiri. "Hello, world!" dibuat menggunakan editor teks dengan format HTML. Setelah memasukkan skrip dasar dan menyimpan dokumen teks, Anda bisa membuka fail dengan peramban website.

Mari ikuti langkah berikut untuk membuatnya. Pertama-tama, buatlah folder dengan nama skrip di dalam folder server website hosting dan tambahkan berkas dengan judul main.js. Berikutnya, buka atau buatlah dokumen berformat HTML, misalnya berjudul index.html. Masukkan elemen sebelum label penutup </body>, lalu tambah juga pada fail main.js. Terakhir, buka berkas index.html melalui peramban pilihan Anda.

Aturan Penulisan Kode

1. InLine

Aturan penulisan ini diperoleh dari penggunaan script tag di dalam HTML. Seluruh kode JavaScript harus ditulis di dalam script tag, bukan memakai source (src="...").

2. Eksternal

Aturan penulisan ini dilakukan saat kode JavaScript disimpan di berkas eksternal terpisah berformat ".js". Dalam dokumen teks HTML, label skrip dapat digunakan untuk menentukan lokasi penyimpanan fail JavaScript. Atribut "src" berperan sebagai path dan nama berkas.

3. Kapitalisasi Huruf (Case Sensitivity)

Penulisan JavaScript sangat memperhatikan kapitalisasi huruf. Kode JavaScript harus ditulis secara konsisten supaya tidak menemui masalah ke depannya. Sebagai contoh, ketika menulis variabel "Tahun" dan "tahun". Walaupun cara membacanya sama, kedua variabel tersebut sama sekali berbeda.

4. Embed

Penulisan kode dengan embed memanfaatkan label <script> untuk dimasukkan ke label <head> atau <body>. Sebaiknya sisipkan kode pada label <body> daripada <head> karena waktu muatnya lebih cepat.

5. Karakter

Program JavaScript tidak akan menghiraukan karakter-karakter seperti enter, tab, atau spasi. Adapun tanda titik koma alias ";" tidak harus ditulis pada akhir baris program. Namun, untuk memperoleh hasil sesuai keinginan, tak ada salahnya menambahkan tanda tersebut.

6. Komentar

Penulisan komentar pada program JavaScript dapat dilakukan dengan dua cara, yakni mencakup beberapa baris atau hanya menggunakan satu baris.

Variabel

Pelajaran tentang JavaScript tidak akan lepas dari istilah variabel. Apa pun program yang Anda buat, pengerjaannya akan menjadi sulit kalau tidak mengerti penggunaan variabel yang baik dan benar. Variabel adalah tempat pemberi nilai pada kode pemrograman. Caranya adalah dengan mendeklarasikan kata kunci yang diikuti oleh nama variabel.

Tanda titik koma ditujukan untuk memisahkan antara satu variabel dengan variabel lainnya. Walau terdapat variabel yang telah dinilai, Anda tetap bisa mengubahnya dengan nilai lain nantinya. Variabel JavaScript dapat mengelola beberapa tipe data sehingga dinamis.

Tipe Data

  • Number, dipakai untuk variabel angka.
  • String, menandakan variabel string dan harus menambahkan tanda kutip jika ingin mengubahnya.
  • Array, dipakai sebagai penyimpanan sebuah nilai dalam satu variabel.
  • Boolean, digunakan untuk menilai benar (TRUE) atau salah (FALSE).
  • Object, dapat menyimpan seluruh bentuk pada program.
  • Function, berupa kumpulan potongan kode yang bisa dipakai ulang. Caranya adalah dengan memanggil fungsi. Fungsi dimanfaatkan untuk memeriksa genapnya nilai.

Operator

Operator ialah simbol matematika yang mampu membuahkan nilai baru. Beberapa operator yang dapat digunakan pada program JavaScript, antara lain, penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, penugasan (=), kesetaraan (==), dan negasi (!, !==). Negasi dipakai untuk membalikkan nilai dari suatu variabel. Operator ini memiliki dua jenis, yaitu kondisional dan fungsi.

Tips Belajar JavaScript untuk Pemula

tips belajar javascript

1. Mulai dari dasar

Apa pun bahasa pemrograman yang akan Anda pelajari, mulailah selalu dari dasarnya. Walaupun konsep awal biasanya cenderung simpel dan tidak bertele-tele, menghabiskan waktu untuk memperdalam dasar akan membuahkan pemahaman penuh.

2. Unduh editor kode atau pakai editor online

Editor kode sangat diperlukan saat mempelajari JavaScript. Meskipun Anda mengikuti kelas online yang mendukung penulisan kode secara langsung di peramban, editor kode desktop tetaplah diperlukan. Pasalnya, editor kode adalah aplikasi esensial yang selalu dibutuhkan oleh orang yang berprofesi sebagai pengembang.

Editor kode Atom merupakan salah satu yang terbaik untuk menuliskan kode JavaScript berkualitas tinggi. Selain gratis dan mudah digunakan, banyak fitur berguna tersemat di dalamnya. Sebut saja integrasi Git dan GitHub, built-in IDE, serta kesesuaian dengan berbagai macam bahasa pemrograman.

Unduh Atom langsung pada website resminya. Caranya sangat mudah, yaitu dengan klik tombol "unduh" yang berada di atas laman website. Penggunaan Atom memang praktis, tetapi tidak masalah jika berniat untuk membaca panduan Atom Flight Manual terlebih dahulu. Dokumen panduan tersebut akan memaparkan seluk-beluk Atom, seperti tutorial menulis, menyunting, dan merapikan kode.

3. Ikuti pelatihan online

Salah satu metode pembelajaran JavaScript yaitu mengikuti pelatihan online (e-learning). Pelatihan daring diciptakan untuk memberikan pengalaman belajar yang optimal. Bagi pemrogram profesional, sangat mudah untuk mencari bahan pembelajaran. Namun, pemula akan lebih kesulitan karena mereka tidak memiliki pengalaman dalam bidang pemrograman.

Apakah Anda termasuk pemula? Tidak perlu khawatir! Saat ini, tersedia beragam pelatihan online yang mengajarkan JavaScript secara cuma-cuma, bahkan gratis. Berbeda dengan sekolah, pelatihan daring cenderung fleksibel. Itu karena pemula dapat belajar sesuai pace, terutama bagi yang memiliki kesibukan kerja. Cukup ikuti pelatihan selama beberapa jam dalam seminggu untuk belajar JavaScript.

4. Jangan takut untuk bereksperimen

Jika Anda ingin menjadi pemrogram atau pengembang website yang andal, itu artinya diperlukan komitmen yang kuat saat belajar. Salah satu bagian terpenting dari kegiatan belajar adalah latihan. Kalau tidak berlatih menulis kode sendiri, kemampuan Anda tidak akan segera berkembang. Percuma saja mengikuti berbagai pelatihan online apabila tidak pernah menyempatkan waktu untuk latihan coding sendiri.

Ketika Anda sudah mengunduh editor kode, cobalah mencari beberapa kode sumber terbuka yang tersedia di GitHub. Pilih yang kelihatan paling menarik, lalu unduh dan buka pada editor kode Anda. Pelajari dengan teliti sampai benar-benar memahami setiap baris kode.

Ada pula cara lain untuk latihan pemrograman, yaitu mengikuti lomba coding. Carilah lomba melalui mesin penelusuran Google. Temukan ratusan lomba yang ditujukan dan dirancang untuk orang-orang yang ingin belajar atau mencari contoh kode JavaScript. Pilihlah yang sesuai level Anda, lalu berlatihlah dengan tekun. Ingat, "perfect practice makes perfect"!

5. Cari mentor

Pemrogram pemula biasanya cepat jenuh dan frustrasi saat belajar sendiri. Sulit untuk tetap termotivasi dalam mempelajari JavaScript, bahkan ingin menyerah apabila tidak memiliki mentor. Seorang mentor akan membantu Anda meningkatkan keterampilan coding, menulis program apik, hingga mencapai karier pemrogram.

Jika beruntung, Anda dapat menemukan mentor yang mau mengajarkan secara gratis. Cobalah aktif mencari di berbagai forum atau grup obrolan online. Selain itu, bisa juga mendatangi acara atau pertemuan yang terdekat di lokasi tempat tinggal. Namun, jika memang tidak menemukan yang gratis, jangan lupa siapkan dana untuk membayar mentor profesional.

6. Catat selalu hal-hal yang dipelajari

Satu lagi tips esensial dari belajar JavaScript, yakni mencatat! Pemrogram yang sudah profesional pun masih butuh mencatat setiap kali belajar keterampilan pemrograman baru. Catatan yang dibuat dengan bahasa sendiri akan memudahkan Anda dalam memahami ide dan konsep rumit. Ketika mengalami kesulitan, tinggal membaca kembali catatan yang pernah dibuat.

Nah, membuat catatan interaktif juga akan membuat proses pembelajaran JavaScript lebih praktis. Anda bisa menggunakan pulpen atau spidol warna-warni, bahkan sticky notes. Selain itu, menggunakan flashcard juga akan sangat membantu.

7. Pahami setiap baris dari kode yang Anda buat

Kadang-kadang, menulis kode yang tidak begitu dimengerti memang mudah. Hal ini bisa terjadi ketika belajar melalui pelatihan online gratis yang memberikan pengarahan komprehensif. Banyak pemula yang terjebak karena hanya mengikuti pengarahan secara "buta" dan asal-asalan menulis kode yang diajarkan. Mereka tidak mau mencoba memahami apa yang telah ditulis.

Setiap kali belajar, pastikan Anda meluangkan waktu untuk mencermati setiap kode. Apabila kurang yakin tentang beberapa hal, cek kembali catatan yang sebelumnya dibuat, minta seseorang untuk membantu, atau baca panduan referensi bahasa.

8. Selalu manfaatkan panduan referensi

Saat ingin mempelajari JavaScript dengan baik dan benar, sangat disarankan untuk memiliki panduan referensi yang komprehensif. Carilah panduan referensi yang mencakup apa pun yang ingin Anda ketahui. Selain itu, akan lebih baik lagi jika panduan memiliki beragam contoh JavaScript yang dapat membantu mencermati konsep-konsep rumit.

9. Cari teman untuk belajar bersama

Kesepian dan bosan saat belajar pemrograman? Yuk, cari teman untuk belajar bersama! Ini merupakan cara terbaik untuk bertahan mendalami JavaScript dari tingkat pemula hingga mahir. Sangat disarankan untuk mencari teman yang enak diajak mengobrol dan mau berbagi pengetahuan dengan Anda.

Cobalah mencari lewat media sosial seperti Facebook. Masukkan kata kunci seperti "coding" atau "programming" pada kolom pencarian. Biasanya, akan langsung muncul grup-grup yang terkait dengan kata kunci tersebut. Kalau bisa, pilih grup yang tidak hanya memiliki jumlah anggota banyak, tetapi juga aktif berkomunikasi.

Selain itu, Anda juga dapat mengunjungi situs Meetup dan mencari grup di area terdekat dengan domisili. Jika tinggal di dekat atau pada kawasan perkotaan, umumnya akan ada beberapa perkumpulan orang yang ingin mempelajari JavaScript, pengembangan website, atau jenis pemrograman lainnya.

10. Gunakan berbagai macam sumber

Belajar sesuatu yang sulit seperti pemrograman tentunya membutuhkan banyak sumber berbeda. Beberapa sumber terbaik untuk belajar JavaScript, antara lain,

Online video

Ingin mencari penjelasan yang lebih mendalam terkait konsep rumit atau sesuatu yang tidak dapat Anda pecahkan? Langsung saja kunjungi YouTube! Video-video seputar pemrograman dan pemrograman tersebar melimpah di dalam platform tersebut. Bagi yang sulit memahami penjelasan lewat teks, video interaktif akan lebih banyak membantu.

Konsultasi online

Anda juga bisa berkonsultasi dengan IT consultant profesional yang bekerja di software house kredibel, contohnya SoftwareSeni. Konsultasi daring sangat mudah dilakukan dan rata-rata memberikan jawaban yang meyakinkan. Jangan lupa catat apa saja yang sudah Anda tanyakan sekaligus jawaban dari konsultan.

mulai belajar javascript

Demikian pembahasan seputar langkah-langkah mempelajari JavaScript yang patut Anda cermati. Ternyata, belajar JavaScript tidak terlalu rumit, ya? Walau dianggap sebagai bahasa pemrograman andal, penggunaan dan penulisan kode JavaScript sebenarnya tidak jauh beda dengan bahasa lain. Anda hanya perlu mengikuti panduan supaya memudahkan proses pembelajaran.

Pastikan untuk berlatih secara teratur dan tekun, perbanyak catatan berkualitas tinggi, dan gunakan sumber apa pun yang tersedia di sekitar Anda. Jangan lupa untuk menikmati proses belajar yang dilakukan supaya kemampuan dapat berkembang dengan optimal. Semoga artikel kali ini bermanfaat, ya!

Punya Project atau Ingin Bekerja Sama?

Hubungi kami dan ciptakan software impianmu sekarang!
Office Address Image

SYDNEY

Level 28, 161 Castlereagh St, Sydney 2000
+61 2 8123 0997

YOGYAKARTA

Jl Magelang No 65, Tegalrejo, Yogyakarta, Indonesia 55242
+62 882 1673 4392